Warta Jawa – Ahmad Luthfi menegaskan bahwa masyarakat Jawa Tengah memiliki identitas budaya yang kuat dan patut menjadi kebanggaan bersama. Dalam berbagai kesempatan, Gubernur Jawa Tengah itu selalu menekankan tiga nilai utama yang menjadi pondasi adab masyarakat Jawa Tengah, yakni tepa selira, sopan santun, dan gotong royong.

Menurut Ahmad Luthfi, tepa selira bukan sekadar istilah dalam bahasa Jawa. Nilai ini mengajarkan setiap orang untuk mampu menempatkan diri, memahami perasaan orang lain, serta menghindari sikap dan tindakan yang dapat menyakiti sesama. Inilah yang menurutnya menjadi pembeda sekaligus kekuatan karakter masyarakat Jawa Tengah dibanding daerah lain.
Sopan santun juga menjadi nilai yang Ahmad Luthfi jaga dan terus dorong penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyebut bahwa kesantunan bukan hanya soal cara berbicara, tetapi juga tercermin dalam sikap, perilaku, dan cara seseorang memperlakukan orang lain, baik yang lebih tua, sebaya, maupun yang lebih muda.
Baca Juga : Jasamarga Santuni Anak Yatim di Sepanjang Trans Jawa
Sementara itu, gotong royong menjadi nilai ketiga yang Ahmad Luthfi anggap sebagai roh kehidupan bermasyarakat di Jawa Tengah. Ia mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus menghidupkan semangat kebersamaan ini dalam setiap aspek kehidupan, mulai dari lingkup terkecil di tingkat RT hingga skala yang lebih luas di tingkat provinsi.
“Adabnya Jawa Tengah itu tepa selira, sopan santun, dan gotong royong. Ini bukan sekadar warisan leluhur, ini adalah identitas kita,” tegas Ahmad Luthfi di hadapan masyarakat.
Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak meninggalkan nilai-nilai luhur tersebut di tengah arus modernisasi yang terus bergerak cepat. Menurut Ahmad Luthfi, kemajuan sejati bukan berarti meninggalkan akar budaya, melainkan membawa nilai-nilai lokal itu melangkah bersama perkembangan zaman.
Komitmen ini menjadi bagian dari visi besar Ahmad Luthfi dalam memimpin Jawa Tengah menuju masyarakat yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kuat secara moral dan berkarakter.





